Lompat ke konten
Reembun
Kalkulator diskon icon
Keuangan

Kalkulator diskon

Hitung harga akhir setelah diskon, termasuk diskon bertingkat dan potongan tambahan, lalu lihat berapa rupiah yang benar benar Anda hemat.

%

You pay

Rp 60

Saving Rp 20.

You save

25.0%

Original
Rp 80
You pay
Rp 60
Saved
Rp 20

Ready. Runs locally on your device.

File Anda tetap berada di perangkat Anda. Alat ini bekerja langsung di browser Anda, menggunakan perangkat Anda untuk memproses file Anda. Tidak ada yang dikirim ke server kami, dan kami tidak pernah menerima, menyimpan, atau melihat file maupun angka Anda.

Bagikan

Bagikan halaman ini

Bagikan hasil

Hasil Anda

Gunakan alat di atas terlebih dahulu. Hasilnya akan muncul di sini, siap disalin atau dibagikan.

Kutip

Kutip halaman ini

Reembun. (2026, 31 Juli). Kalkulator diskon. https://reembun.com/id/kalkulator-diskon
Pilih gaya kutipan, lalu salin referensinya. Tanggal akses memakai tanggal hari ini.

Cara menggunakannya

  1. Pilih yang ingin dihitung

    Satu diskon, dua diskon bertingkat, atau mencari berapa persen potongan dari dua harga yang sudah Anda ketahui.

  2. Isi harga dan diskonnya

    Pada diskon bertingkat, potongan kedua dihitung dari harga yang sudah dipotong, itulah sebabnya dua kali 20% tidak sama dengan 40%.

  3. Baca penghematannya

    Nilai potongan dan harga yang benar benar Anda bayar ditampilkan bersama, jadi label diskon besar tidak lagi menyilaukan.

Rumus dasar

potongan   = harga awal x (diskon / 100)
harga akhir = harga awal - potongan
            = harga awal x (1 - diskon / 100)

Barang Rp 349.000 dengan diskon 35% menjadi 349.000 x 0,65 = Rp 226.850, dengan penghematan Rp 122.150.

Diskon bertingkat

Toko sering menampilkan dua angka: diskon 50% ditambah tambahan 20%. Keduanya dikalikan, tidak dijumlahkan.

harga akhir = harga awal x (1 - d1) x (1 - d2)
diskon efektif = 1 - (1 - d1) x (1 - d2)
Tertulis di labelDiskon efektifRp 1.000.000 menjadi
20% + 10%28%Rp 720.000
30% + 20%44%Rp 560.000
50% + 20%60%Rp 400.000
50% + 30%65%Rp 350.000
70% + 20%76%Rp 240.000

Selisih antara angka yang tertulis dan angka yang sebenarnya selalu memihak toko. Diskon 50% + 50% tidak pernah berarti gratis.

Diskon persen dibanding potongan nominal

Dua kupon, mana yang dipakai:

Harga belanjaDiskon 10%Potongan Rp 50.000Pilih
Rp 300.000Rp 30.000Rp 50.000Potongan nominal
Rp 500.000Rp 50.000Rp 50.000Sama saja
Rp 800.000Rp 80.000Rp 50.000Diskon persen

Titik impasnya adalah nominal potongan dibagi persentase diskon. Untuk Rp 50.000 dan 10%, titik impasnya Rp 500.000. Di bawah itu ambil nominal, di atas itu ambil persen.

Cicilan nol persen bukan berarti gratis

Banyak promo mensyaratkan Anda melepas diskon tunai untuk mendapat cicilan tanpa bunga. Bila harga tunai Rp 9.000.000 setelah diskon dan harga cicilan 12 bulan adalah Rp 10.000.000 tanpa bunga, Anda sebenarnya membayar Rp 1.000.000 untuk menunda pembayaran selama setahun. Itu setara bunga efektif sekitar 20% per tahun. Bandingkan lewat kalkulator pinjaman sebelum memilih.

Memeriksa harga coret

Harga coret hanya bermakna bila harga itu pernah benar benar berlaku. Cara paling cepat memeriksanya adalah mencari produk yang sama di dua atau tiga marketplace lain dan membandingkan harga akhirnya, bukan persentase diskonnya. Persentase adalah angka yang dipilih penjual, harga akhir adalah angka yang Anda bayar.

Privasi

Perhitungan berjalan di dalam browser Anda. Tidak ada harga, kupon, atau kebiasaan belanja yang dikirim ke mana pun.

Pertanyaan umum

Diskon 50% + 20% itu diskon berapa persen?

60%, bukan 70%. Potongan kedua dihitung dari harga yang sudah dipotong. Harga Rp 1.000.000 menjadi Rp 500.000 setelah diskon pertama, lalu menjadi Rp 400.000 setelah dipotong 20% dari Rp 500.000. Total potongannya Rp 600.000 atau 60%.

Bagaimana mencari harga asli dari harga diskon?

Bagi harga akhir dengan sisa persentasenya. Bila harga setelah diskon 30% adalah Rp 210.000, harga aslinya 210.000 / 0,7 = Rp 300.000. Menambahkan 30% ke Rp 210.000 akan keliru dan menghasilkan Rp 273.000.

Apakah diskon dihitung sebelum atau sesudah PPN?

Di Indonesia, PPN dikenakan atas harga setelah diskon, karena dasar pengenaan pajaknya adalah harga jual yang sebenarnya dibayar. Toko ritel biasanya sudah memasang harga termasuk PPN, sehingga diskon di kasir memotong angka yang sudah mengandung pajak.

Mana yang lebih untung, diskon persen atau potongan nominal?

Bergantung harga barangnya. Potongan Rp 50.000 lebih besar daripada diskon 10% untuk barang di bawah Rp 500.000, dan lebih kecil di atas itu. Titik impasnya adalah nominal potongan dibagi persentase diskon.

Bagaimana menghitung diskon dengan batas maksimal?

Kupon seperti diskon 25% maksimal Rp 30.000 memotong 25% hanya sampai harga Rp 120.000. Di atas itu potongannya berhenti di Rp 30.000, sehingga persentase efektifnya justru mengecil seiring naiknya harga belanja.

Terakhir ditinjau