Lompat ke konten
Reembun
Kalkulator persen icon
Keuangan

Kalkulator persen

Hitung berapa persen dari suatu angka, berapa persen sebuah angka dari angka lain, dan berapa persen kenaikan atau penurunannya.

Answer

30

15% of 200

Working: (15 ÷ 100) × 200

Ready. Runs locally on your device.

File Anda tetap berada di perangkat Anda. Alat ini bekerja langsung di browser Anda, menggunakan perangkat Anda untuk memproses file Anda. Tidak ada yang dikirim ke server kami, dan kami tidak pernah menerima, menyimpan, atau melihat file maupun angka Anda.

Bagikan

Bagikan halaman ini

Bagikan hasil

Hasil Anda

Gunakan alat di atas terlebih dahulu. Hasilnya akan muncul di sini, siap disalin atau dibagikan.

Kutip

Kutip halaman ini

Reembun. (2026, 31 Juli). Kalkulator persen. https://reembun.com/id/kalkulator-persen
Pilih gaya kutipan, lalu salin referensinya. Tanggal akses memakai tanggal hari ini.

Cara menggunakannya

  1. Pilih pertanyaannya

    Berapa X persen dari Y, X adalah berapa persen dari Y, atau perubahan persentase antara dua angka.

  2. Isi dua angkanya

    Label kolomnya ikut berubah mengikuti pertanyaan, jadi Anda tidak perlu menebak kotak mana yang mana.

  3. Baca jawaban dan caranya

    Langkah perhitungannya ditulis di bawah hasil, dan bagian itulah yang bisa Anda periksa ulang.

Tiga pertanyaan, tiga rumus

Hampir semua pencarian tentang persentase jatuh ke salah satu dari tiga bentuk berikut.

Berapa X% dari Y?

hasil = (X / 100) x Y

15% dari 200.000 adalah (15 / 100) x 200.000 = 30.000.

X adalah berapa persen dari Y?

hasil = (X / Y) x 100

45 dari 180 adalah (45 / 180) x 100 = 25%.

Berapa persen perubahan dari X ke Y?

hasil = ((Y - X) / |X|) x 100

Dari 80 ke 100 adalah ((100 - 80) / 80) x 100 = kenaikan 25%. Dari 100 ke 80 adalah penurunan 20%. Angkanya berbeda karena penyebutnya berbeda, dan inilah asal sebagian besar salah paham tentang persentase.

Diskon dan pajak yang bertumpuk

Persentase tidak dijumlahkan, melainkan dikalikan.

UrutanPerhitunganHasil dari Rp 1.000.000
Diskon 20% lalu diskon 10%1.000.000 x 0,8 x 0,9Rp 720.000
Diskon 30% sekaligus1.000.000 x 0,7Rp 700.000
Diskon 20% lalu PPN 11%1.000.000 x 0,8 x 1,11Rp 888.000
PPN 11% lalu diskon 20%1.000.000 x 1,11 x 0,8Rp 888.000

Dua baris pertama menunjukkan bahwa “diskon 20% plus tambahan 10%” bukan diskon 30%. Dua baris terakhir menunjukkan bahwa urutan perkalian tidak mengubah hasil, meskipun urutan itu mengubah angka yang tercetak di struk.

Membalik persentase

Kesalahan paling mahal dalam urusan persentase adalah menambahkan kembali persentase yang sudah dipotong.

harga sebelum diskon = harga setelah diskon / (1 - diskon)
harga sebelum pajak  = harga setelah pajak  / (1 + pajak)

Harga termasuk PPN 11% sebesar Rp 111.000 berasal dari harga dasar Rp 100.000, bukan Rp 98.790. Untuk urusan faktur, gunakan kalkulator PPN yang sudah menangani pembulatan rupiah.

Menghitung di kepala

  • 10% adalah menggeser koma satu tempat. 10% dari 47.500 adalah 4.750.
  • 5% adalah setengah dari 10%.
  • 1% adalah menggeser koma dua tempat.
  • 15% adalah 10% ditambah 5%.
  • X% dari Y sama dengan Y% dari X. Menghitung 4% dari 75 terasa sulit, tetapi 75% dari 4 adalah 3, dan jawabannya sama.

Privasi

Semua perhitungan berjalan di dalam tab browser Anda. Tidak ada angka yang dikirim ke server dan tidak ada yang disimpan.

Pertanyaan umum

Bagaimana menghitung berapa persen sebuah angka dari angka lain?

Bagi angka yang ditanya dengan angka pembanding, lalu kalikan 100. Misalnya 45 dari 180 adalah (45 / 180) x 100 = 25%. Urutannya penting, karena 180 dari 45 menghasilkan 400%.

Apa bedanya persen dengan poin persen?

Ini sumber kesalahan yang paling sering. Bunga naik dari 5% menjadi 7% berarti naik 2 poin persen, tetapi naik 40% secara relatif. Berita keuangan memakai poin persen, iklan cenderung memakai persentase relatif karena angkanya terdengar lebih besar.

Kenapa naik 50% lalu turun 50% tidak kembali ke angka semula?

Karena penurunan dihitung dari angka yang sudah lebih besar. Rp 100.000 naik 50% menjadi Rp 150.000, lalu turun 50% menjadi Rp 75.000. Untuk kembali dari Rp 150.000 ke Rp 100.000 Anda butuh penurunan 33,3%, bukan 50%.

Bagaimana membalik persentase, misalnya harga sebelum diskon?

Bagi, jangan kalikan. Bila harga setelah diskon 20% adalah Rp 240.000, harga aslinya adalah 240.000 / 0,8 = Rp 300.000. Kesalahan umum adalah menambahkan 20% ke Rp 240.000, yang menghasilkan Rp 288.000 dan keliru.

Bagaimana menghitung kenaikan dari angka negatif?

Perubahan persentase dari angka negatif secara matematis ambigu dan mudah menyesatkan. Kalkulator ini memakai nilai mutlak angka awal sebagai penyebut. Untuk laporan keuangan, menyebut selisih nominalnya biasanya lebih jujur daripada memaksakan persentase.

Terakhir ditinjau